Pembunuhan Atas Roger Akcroyd

 Judul: Pembunuhan Atas Roger Ackroyd

Judul asli: The Murder of Roger Ackroyd

Penulis: Agatha Christie

Bahasa: Indonesia

Format: paperback, 352 hal.

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (2017) (first published 1926)

Genre: drama, thriller, detektif

 

 

Sinopsis:

 

Mrs. Ferrars meracuni suaminya… Tetapi tidak seorang pun mencurigainya, kecuali pemerasnya….

Sampai ia bunuh diri, dan meninggalkan sepucuk surat untuk laki-laki yang dicintainya.

Roger Ackroyd tidak pernah membaca surat itu sampai selesai…. Karena si pemeras telah beralih melakukan kejahatan lain, pembunuhan.

Dan tidak satu orang pun mencurigainya pula… tidak seorang pun, kecuali Hercule Poirot.

 

Bermula dari kematian Mrs. Ferrars yang tiba-tiba. Wanita cantik itu meninggalkan pengakuan heboh kepada Roger Ackroyd, seorang industriawan sukses sekaligus tuan tanah. Ackroyd adalah kekasihnya, mereka berencana akan menikah. Namun, semua tidak berjalan sesuai rencana karena Mrs. Ferrars harus berurusan dengan seseorang yang mengetahui masa lalunya. Seseorang tersebut melakukan pemerasan, hingga Mrs. Ferrars tidak sanggup lagi menghadapinya. Belum sempat terbongkar siapa orang yang mengetahui sisi gelap Mrs. Ferrars di masa lalu, Ackroyd ditemukan sudah tewas di dalam rumahnya sendiri di Fernly Park. Banyak orang di sekitarnya masuk daftar orang yang dicurigai karena memiliki motif cukup untuk menjadi pembunuh. Namun, semuanya memiliki alibi cukup meyakinkan dan mematahkan kecurigaan polisi.

 

Hercule Poirot yang sudah pensiun dan baru pindah ke King’s Abbot-desa TKP-karena ingin menjauh dari hiruk pikuk kota. Sang detektif sudah berjanji akan beristirahat total dan menolak kasus pembunuhan. Ternyata Poirot harus turun tangan untuk membongkar kasus ini. Karena sahabatnya-Hastings-sedang ada urusan lain yang menyebabkan dia tidak bisa secepatnya datang ke King’s Abbot. Poirot meminta bantuan satu-satunya dokter desa di sana untuk menjadi asistennya selama penyelidikan kasus ini. Dia adalah sahabat almarhum Ackroyd, dr. Sheppard.

 

Pada saat kejadian antara pukul 09.00-10.00, dirumah tersebut terdapat Mayor Blunt, Tuan Raymond, Nona Ackroyd, Nyoya Akcroyd, Parker, Nona Russel, Ursula Bourne, Nyonya Cooper, Gladys Jones, Elsie Dale, dan Mary Thripp. Kematian di sebabkan karena tusukan belati. Dr. Sheppard yang datang kemudian dan memeriksa, memerintahkan para pembantu melaporkan kasus ini pada polisi. Namun, Polisi justru meminta bantuan Hercule Poirot.

 

Tuan Ackroyd masih hidup sekitar pukul 9.30. Saat itu Parker mendengar tuannya masih berbicara dari ruang kerjanya yang terkunci. Pembunuh nampaknya masuk melalui jendela ruang kerja. Setelah membunuh Akcroyd kemudian melarikan diri. Walaupun pelaku meninggalkan jejak sepatu, ternyata pelaku tidak dapat dengan mudah ditemukan. Jalan cerita malah menjadi rumit. Penyelidikan berkembang,  kecurigaan mulai mengarah kepada para penghuni rumah. Karena ternyata setiap orang mempunyai kesempatan dan motif untuk melakukannya.

 

Novel ini adalah salah satu yang terbaik dari Agatha Christie. Kejutan di setiap bab dan alur yang tidak tertebak, membuat plot twistnya sangat cantik, dan memaksa pembaca untuk meneruskan bacaannya hingga bab terakhir. Motif dari setiap orang yang dicurigai berhasil mengalihkan perhatian pembaca dari pelaku sebenarnya. Pembaca benar-benar tidak menyangka siapa pelaku pembunuhan tersebut.

 

So, jangan mengaku penggemar Agatha Christie kalau belum membaca novel keren ini.

 

 

Weedee_Taipei_1682020

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Witness

The New Comer

KASIH YANG HILANG